Akhir-akhir ini semakin ramai orang membicarakan tentang passion, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Karena konon katanya, passion ini sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam diri seseorang, terutama kaitannya dengan masalah karier dan pekerjaan serta kualitas hidup seseorang secara keseluruhan.
Jujur, aku sendiri sebenarnya juga penasaran tentang apa dan seberapa pentingnya peran passion dalam hidup ini. Karena penasaran dan gak mau ketinggalan update tentang passion ini, akhirnya… aku mencoba mencari tahu dan mencari berbagai informasi tentang yang namanya passion ini.
Apa sih yang di maksud dengan passion itu?
Passion dalam bahasa Indonesia secara harfiah artinya gairah; menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), artinya hasrat, keberanian yang kuat, sehingga jika disimpulkan, passion artinya suatu hasrat, keberanian dan dorongan perasaan yang kuat dalam diri seseorang yang membuatnya merasa suka dan bersemangat untuk melakukan atau mengerjakan sesuatu.
Pakar psikologi Robert J. Vallerand juga mendefinisikan passion sebagai kecenderungan kuat terhadap aktivitas yang kita sukai, kita anggap penting, dan kita investasikan waktu serta energi secara teratur karena aktivitas tersebut menjadi bagian dari identitas diri kita.
Passion dalam Keseharian, Bukan Sekadar Sibuk
Dalam kehidupan sehari-hari, passion bisa mewujud dalam berbagai bentuk. Bukan hanya tentang profesi besar, karier yang hebat, atau kesibukan yang padat, tapi tentang aktivitas yang membuat kita merasa "penuh, utuh dan bermakna".
Beberapa contoh aktivitas atau minat yang dilakukan karena passion, antara lain:
- Memasak (Culinary Arts): Bukan sekadar menyiapkan makanan agar kenyang, tetapi bereksperimen dengan rasa, dan itu membuatmu merasa bahagia saat melihat orang lain menikmati masakanmu.
Melukis atau desain grafis: menghabiskan waktu berjam-jam demi mengubah kanvas kosong atau layar digital menjadi karya visual yang membuatmu mendapatkan kepuasan dan rasa bermakna.
Bermain musik atau menyanyi menggunakan nada dan suara sebagai media ekspresi diri yang paling dalam.
Coding atau pemrograman: merasa tertantang untuk memecahkan logika rumit dan menciptakan berbagai aplikasi maupun situs-situs web yang bermanfaat bagi orang lain.
Traveling dan Fotografi: Bukan sekadar jalan-jalan, kamu selalu ingin menjelajahi tempat baru untuk menangkap esensi cerita di balik setiap perjalanan.
Berbagi Ilmu (Teaching/Sharing): Merasa sangat hidup ketika bisa membantu orang lain memahami hal baru, baik mengajar sebagai guru di sekolah maupun berbagi ilmu melalui berbagai macam kursus.
Menulis & Blogging: Seperti yang aku lakukan di sini, di mana kata-kata menjadi media untuk berbagi energi.
Passion itu sesuatu (aktivitas) yang membawamu pada kondisi "Flow". Kondisi di mana kamu bisa merasa begitu fokus, tidak merasa terbebani, dan justru merasa "hidup". Seperti yang dicetuskan oleh Mihaly Csikszentmihalyi.
Aku pernah dan sering merasa seperti itu saat aku mendapat tawaran untuk mengerjakan proyek-proyek digital. Misalnya, ketika dimintai tolong oleh teman untuk membuatkan atau mengedit video untuk konten reel atau story WA. Meskipun kadang proses ini bisa memakan waktu berjam-jam hingga semalaman, apalagi jika aku mengerjakannya dengan laptop jadulku yang udah mulai lemot, aku tetap antusias menerima tawaran itu.
Apalagi jika konsep videonya agak rumit, aku harus mengedit video dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya. Tapi aku merasa enjoy aja dan menikmati proses editing tersebut tanpa beban demi menghasilkan video yang berkualitas dan estetis.
Ini bukan soal uang semata, tetapi karena aku merasa ketika aku mengerjakan apa yang aku sukai, di sanalah aku menemukan diriku, sehingga tantangan yang aku hadapi sebanding dengan keterampilan dan kecintaanku pada bidang tersebut.
Apalagi ketika hasilnya sangat memuaskan bagi orang lain, itu membuat hidupku lebih bermakna.
Menekuni passion berarti berani memilih minat yang memberi sebuah kepuasan jiwa, contohnya menulis, melukis, berkebun, bermain musik, menyanyi, memasak, travelling, olahraga, dan lain-lain, seperti yang sudah aku sampaikan sebelumnya.
Lah… bukannya itu semua adalah hobi?
Ya… memang antara hobi dan passion sekilas memiliki kemiripan, tetapi ini sangat berbeda meskipun sama-sama sesuatu yang dilakukan atas dasar "suka".
Jadi, apa bedanya hobi dan passion?
Sering kali banyak di antara kita yang masih sulit membedakan antara passion dan hobi.
Mari kita lihat tabel di bawah ini:
Dari tabel di atas, kita bisa membedakan mana yang suka karena hobi dan mana yang suka karena passion.
Hobi adalah kegiatan atau aktivitas menyenangkan yang dilakukan di saat senggang sebagai hiburan, sedangkan passion adalah suatu dorongan yang kuat dalam diri kita, semacam gairah, kecintaan, atau semangat yang membuat kita jadi suka dan selalu ingin melakukannya.
Gambaran sederhananya begini: ketika aktivitas seperti menulis, bernyanyi, berkebun, olahraga, dll., hanyalah sebuah hobi, kamu hanya akan melakukannya saat ada waktu luang saja.
Jadi, saat tidak ada waktu senggang atau luang, kamu bisa saja tidak melakukannya, meskipun kamu suka melakukannya.
Hobi sifatnya hanya sebagai hiburan atau selingan semata.
Beda halnya dengan passion, ketika kamu merasa aktivitas menulis, bernyanyi, berkebun, berolahraga, dan sebagainya itu tadi adalah passionmu, maka kamu akan selalu ingin melakukannya atau mengerjakannya, bahkan kamu merasa ada yang kurang dalam hidupmu saat kamu belum/tidak mengerjakannya.
Angela Duckworth dalam bukunya Grit juga menekankan bahwa passion bukan sekadar ketertarikan sesaat pada hobi, melainkan konsistensi jangka panjang untuk terus menekuni bidang tersebut meskipun tidak selalu menghasilkan uang secara instan.
Meskipun dia hobi bernyanyi dan memiliki suara yang bagus, ketika diberi pilihan untuk berkarier sebagai pemain bola atau penyanyi dengan bayaran atau upah yang sama, dia akan tetap memilih profesi sebagai pemain bola.
Baginya, bermain sepak bola itu lebih dari sekadar hobi, tapi kecintaannya, gairah hidupnya.
Meskipun menyanyi dan bermain bola sama-sama berpeluang menghasilkan uang, dia merasa hidupnya lebih bergairah, bersemangat, dan bermakna dengan berprofesi sebagai pemain sepak bola.
Jadi jelas, kan, apa perbedaan hobi dan passion?
Lalu mengapa passion itu penting?
Menurutku, peran passion itu sangat penting sekali ya… karena ketika kita tidak mempunyai passion terhadap sesuatu di dunia ini, kita akan kesulitan dalam mencapai "titik kepuasan" dalam hidup.
Artinya, sebesar apa pun pencapaian kita dalam hidup ini, jika itu bukan passion kita, bukan gairah kita, kita tidak akan pernah merasa puas dan bersyukur.
Banyak orang sukses dan kaya, tapi mereka belum tentu bisa merasa puas dan bahagia dengan kekayaan dan kesuksesan yang sudah berhasil mereka raih.
Sebab apa yang berhasil dia raih itu memang pantas dia dapatkan karena memang dia mampu dan berpengalaman untuk melakukannya, bukan karena dia ingin dan suka melakukannya.
Tetapi… ada beberapa orang yang merasa bahagia dan mengalami kepuasan dalam hidupnya meskipun di mata orang lain dia belum berhasil dan sukses secara materi, karena dia merasa apa yang dia lakukan selama ini adalah gairahnya, sesuai dengan keinginan dan dorongan yang kuat dalam dirinya.
Itulah mengapa para pakar psikologi dan kesehatan mental sering menyarankan agar kita bisa menemukan passion kita sedini mungkin, karena beberapa alasan berikut ini,
1. Membuat hidup lebih bermakna
Melakukan sesuatu karena passion akan membuat kita lebih bersemangat.
Bayangkan saja, misalnya kamu bekerja sesuai dengan passion-mu, kemungkinan besar hasilnya akan lebih maksimal dibandingkan ketika kamu bekerja hanya semata-mata karena alasan gaji atau uang saja.
Aku merasakannya sendiri saat rela begadang sampai pagi di depan laptop atau hape untuk menulis atau mengerjakan proyek-proyek digitalku tanpa merasa terbebani.
Bahkan, jika itu tanpa harus bicara nominal, aku tetap melakukannya secara total. Bagiku, kepuasan mereka sudah merupakan bentuk reward dan penghargaan yang membuat hidupku terasa lebih bermakna.
Bicara tentang totalitas, aku sudah menulis pengalaman pribadiku tentang dedikasi ini dalam artikel
Jadi, passion itu penting karena membuat hidup lebih bermakna.
2. Lebih mudah menentukan pilihan hidup
Dalam hidup ini, sering kali kita berada di persimpangan jalan dan dihadapkan pada beberapa pilihan. Kita juga sering dibuat bingung dengan pilihan itu.
Ada dua orang gadis, gadis A dan gadis B. Di mata semua orang, gadis A ini cantik, pintar, dan punya karier yang mapan, sedangkan gadis B hanya gadis biasa dengan kecantikan dan kehidupan yang biasa juga.
Tetapi kamu lebih memilih gadis B daripada gadis A, padahal kalau kamu mau, kamu juga bisa mendapatkan gadis A.
Tetapi karena kamu merasa lebih cocok dan lebih nyaman dengan gadis B, akhirnya kamu memilih gadis B. Entah apa alasannya, yang jelas, gadis B selalu bisa membuatmu bergairah, selalu bisa membuatmu selalu bersemangat menjalani hari-harimu. Bersama gadis B, kamu bisa melakukan apa saja untuk dia. Kamu selalu ingin memberinya sesuatu yang berarti meskipun dia tidak memintanya.
Intinya, bersama gadis B yang menjadi pilihanmu, kamu merasa hidupmu lebih berarti dan lebih bermakna.
Padahal, di mata orang lain, gadis B hanya gadis biasa saja, tetapi di matamu dia begitu istimewa. Kamu nyaris tidak bisa menjelaskan ketika ada yang bertanya kenapa kamu sangat mencintainya, karena Gadis B adalah passion-mu, gairah-mu, dan semangat-mu.
Artinya, passion itu subjektif. Sesuatu yang biasa bagi orang lain tidak atau kurang menarik bisa jadi sangat istimewa dan menghidupkan bagi kita.
Dan di sinilah pentingnya passion. Dengan passion yang kita punyai, kita menjadi lebih mudah dalam menentukan pilihan hidup.
Bahkan dalam konsep IKIGAI pun, passion juga menjadi bagian dari elemen yang memudahkan kita menemukan titik temu arah dan tujuan hidup kita_mau sekolah di mana, mau ambil jurusan apa, bahkan mau berprofesi atau bekerja sebagai apa.
3.Membentuk Idealime dan karakter yang kuat pada diri kita
Passion dipercaya mampu memengaruhi munculnya pemikiran atau idealisme yang kuat dalam diri seseorang. Kita bisa menjadi sosok yang idealis karena kita merasa di situ kita punya passion yang kuat.
Sehingga membuat kita yakin bahwa kita akan berhasil meraih impian dan tujuan hidup kita.
Ketika kita punya passion menulis novel romantis, puisi, atau opini sarkas. Kemudian…, kita menulis dengan tema dan gaya bahasa yang sesuai dengan passion kita. Di situlah mulai muncul idealisme.
Idealisme itulah yang membentuk karakter kita dan bagaimana dunia melihat kita. Seperti yang diungkapkan oleh Robert J. Vallerand tadi.
Dari passion yang membentuk idealisme dan karakter yang kuat, biasanya dari situlah jalan menuju kesuksesan, dan tujuan hidup yang bermakna bisa kita temukan.
Passion membuat kita teguh pada keyakinan diri meskipun orang lain merasa skeptis.
Namun, perlu diingat bahwa idealisme juga perlu dibarengi dengan keterbukaan terhadap masukan agar tidak terjebak dalam fanatisme yang sering dipandang negatif.
4.Meningkatkan kinerja dan produktifitas
Bekerja dengan passion jelas adalah sesuatu yang sangat menyenangkan dan diharapkan oleh banyak orang.
Bayangkan saja seandainya kamu bekerja sesuai dengan keinginan atau kesukaanmu terhadap sesuatu, tentu kamu akan selalu bersemangat dan selalu berusaha untuk mencapai hasil yang maksimal dalam pekerjaanmu tadi.
Setiap hari, ketika kamu bangun tidur, hal yang selalu membuatmu bergairah adalah pekerjaanmu itu, sehingga kamu merasa puas dan sangat bersyukur telah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan passionmu.
Jadi, di sinilah pentingnya passion dalam kehidupan kita, terutama dalam hal karier dan pekerjaan. Saat kita mencintai apa yang kita kerjakan, kinerja dan produktivitas kita secara alami akan meningkat.
5.Menurunkan tingkat stress dalam pekerjaan dan dalam hidup secara keseluruhan
Bekerja atau melakukan sesuatu sesuai dengan passion sudah pasti akan meminimalisir tingkat stres kita saat melakukan pekerjaan tersebut.
Setiap pekerjaan, apa pun itu, pasti ada yang namanya risiko, kesulitan, dan kendala yang kita hadapi yang bisa berakibat pada munculnya stres dan rasa tertekan dalam diri kita.
Tetapi dengan memilih pekerjaan atau profesi yang sesuai dengan passion, kesulitan berubah menjadi tantangan yang memacu adrenalin.
Seperti yang sudah aku ceritakan tadi, saat aku mengedit video dengan laptop jadul yang lemot, rasa sabar itu muncul karena aku berada dalam kondisi Flow_kondisi psikologis di mana tantangan teknis tidak lagi menjadi penghalang bagi kebahagiaan saat berkarya.
Ketika kita berhasil menjawab dan menyelesaikan tantangan yang kita hadapi, tentu kita akan semakin bersemangat dalam menjalani hidup ini.
Bahasa sederhananya...dengan passion...apapun persoalan hidup ini, lewatttt....hehe...
Itu tadi, 5 alasan mengapa passion itu begitu penting, terutama dalam hal menentukan karier, pekerjaan, maupun arah dan tujuan hidup seseorang.
Meskipun ini mungkin sering menjadi perdebatan, menurutku peran passion, sekecil apa pun itu, sangat penting.
Passion: Antara Panggilan Hati dan Hasil Perjuangan
Namun, penting untuk kita pahami bahwa passion tidak selalu datang sebagai "cinta pada pandangan pertama".
Penulis Cal Newport dalam bukunya So Good They Can’t Ignore You memberikan perspektif yang sangat realistis: ia berpendapat bahwa sering kali passion adalah hasil dari penguasaan keahlian yang mendalam.
Itulah sebabnya ia justru sangat mengkritik nasihat "follow your passion" sebagai sesuatu yang berbahaya.
Menurutnya, ketika kita tekun mengasah kemampuan_tidak sekadar mengikuti keinginan atau kecintaan_dari situlah rasa cinta dan gairah terhadap pekerjaan itu akan tumbuh semakin kuat seiring dengan meningkatnya kompetensi kita, yang akhirnya membuat kita "berpassion" pada pekerjaan tersebut.
Ini membuktikan bahwa passion adalah sebuah perjalanan dedikasi yang panjang.
Pandangan Newport ini juga melengkapi keyakinan kita bahwa passion sejati memerlukan proses yang panjang, sebuah perjalanan di mana kita membuktikan keberanian untuk terus berkarya hingga menjadi "begitu ahli sehingga tidak bisa diabaikan".
Bagaimana cara mencari atau mengetahui passion dalam diri kita?
Karena passion memiliki peranan yang sangat penting dalam hidup kita, maka… penting juga bagi kita untuk mencari tahu atau mengenali passion yang ada dalam diri kita. Lalu…, bagaimana cara menentukan atau mengetahui passion dalam diri kita?
Sebenarnya tidak ada teknik khusus yang bisa dijadikan sebagai trik atau cara untuk mengetahui passion dalam diri kita.
Tips dan trik praktis untuk mengetahui passion dalam diri!
Untuk mengetahui apakah aktivitas yang kamu sukai saat ini adalah hobi atau passion, coba tanyakan hal ini pada dirimu:
- Apakah aku tetap ingin melakukan hal ini meskipun tidak sedang memiliki waktu luang?
- Apakah aku merasa hidupku jauh lebih bersemangat dan bermakna setelah melakukan aktivitas ini?
- Jika disuruh memilih antara dua hal yang sama-sama menghasilkan uang, mana yang membuatku merasa lebih "hidup"?
Namun, menurut para pakar psikologi dan kesehatan mental, pada dasarnya kita harus mencari tahu dan terus mengingat-ingat hal-hal apa saja yang membuat kita merasa senang dan selalu ingin melakukannya, bahkan sejak kita masih kanak-kanak. Hal tersebut sudah menjadi impian kita.
Mungkin kesenangan atau kesukaan itu sering berubah-ubah, tapi di antara semua yang pernah kamu lakukan dan kamu pikirkan, cobalah untuk mengambil satu saja yang menurutmu paling bisa membuatmu menemukan gairah, semangat dan makna dari hidupmu.
Penutup
Ketika kita mengejar sesuatu karena passion, sering kali kita akan dihadapkan pada banyak kesulitan dan kendala, bahkan sering kali kita dianggap terlalu idealis dan tidak realistis dengan passion tersebut.
Justru itulah yang harus kamu jadikan sebuah tantangan dalam hidupmu untuk lebih bersemangat lagi melakukannya.
Bukan karena hal itu sulit, sehingga kita tidak berani, tapi karena kita tidak berani sehingga hal itu sulit_seneca
Quotes di atas menggambarkan kekuatan sebuah passion. Passion adalah keberanian untuk memilih makna di atas sekadar kenyamanan.
Oleh karena itu, banyak sekali opini dan pandangan, bahkan hasil riset menyatakan bahwa passion juga dipercaya bisa mengantarkan kita pada kesuksesan dan keberhasilan.
Banyak orang merasa hampa dalam kariernya karena hanya fokus pada aspek finansial tanpa melibatkan passion sebagai bahan bakar semangatnya.
Passion bisa muncul dalam diri kita, nyaris tanpa alasan yang bisa dijelaskan, dan terkadang kita harus melalui proses yang panjang untuk mengenali apa passion kita.
Artinya, passion tidak sama seperti orang yang jatuh cinta pada pandangan pertama. Bisa berawal dari hobi, minat, dan juga pengalaman hidup yang terus diasah hingga akhirnya membuat kita jatuh cinta dan menemukan gairah di dalamnya.
Segera kenali passionmu, maka di situlah kamu akan menemukan semangat dan makna dalam hidupmu....
Terima kasih sudah membaca, jangan lupa bagikan ya jika artikel ini bermanfaat,
Cheer up and be passionate, guys...

.png)


Posting Komentar