Menulis di blog telah menjadi salah satu cara yang efektif untuk mengekspresikan diri, berbagi pengetahuan, dan bahkan membuka peluang penghasilan. Di era digital seperti sekarang, semakin banyak orang yang memilih blog sebagai media untuk berbagai tujuan, mulai dari membangun personal branding, menyalurkan hobi menulis, hingga mengasah keahlian secara profesional.
Namun, apa sebenarnya manfaat menulis di blog? Mengapa media ini masih relevan, bahkan di tengah maraknya media sosial dan platform instan lainnya? Melalui artikel ini, aku ingin mengajak kalian membahas lima alasan utama mengapa menulis di blog layak untuk dipertimbangkan.
Sebelum masuk ke pembahasan tersebut, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu beberapa istilah dasar yang berkaitan dengan aktivitas blogging itu sendiri.
Apa Itu Blogging?
Blogging adalah aktivitas menulis dan mempublikasikan konten di sebuah blog. Aktivitas ini lebih akrab dikenal dengan istilah ngeblog, yaitu kegiatan menulis secara online atau digital melalui media yang disebut weblog (blog) atau situs web.
Contohnya bisa dilakukan melalui berbagai platform seperti Blogger, WordPress, Tumblr, Medium, Joomla, Wattpad, dan platform blog lainnya.
Blog sendiri merupakan situs web yang diperbarui secara berkala. Sejak pertama kali muncul pada akhir tahun 1990-an, blog telah mengalami banyak perubahan. Awalnya hanya berfungsi sebagai jurnal online pribadi, kini blogging berkembang menjadi salah satu media komunikasi, edukasi, bahkan pemasaran yang cukup efektif di era digital.
Perlu dipahami juga bahwa ngeblog memiliki cakupan yang cukup luas. Aktivitas ini tidak hanya terbatas pada menulis artikel, tetapi juga mencakup seluruh proses pengelolaan blog—mulai dari mengatur tampilan, mengelola konten, hingga mengoptimalkannya agar bisa menjangkau lebih banyak pembaca.
Baiklah, tanpa berpanjang lebar lagi mari kita masuk ke topik pembahasan kita lebih dalam, 5 Alasan Mengapa Menulis di Blog menjadi pilihan yang relevan, khususnya jika dikaitkan dengan pekerjaan, hobi, dan keahlian menulis seseorang.
5 Alasan Mengapa menulis di Blog?
Setiap penulis, atau siapa pun yang memiliki minat dan kemampuan menulis, tentu memiliki alasan tersendiri dalam memilih media untuk menyalurkan ide dan karyanya.
Ada yang memilih menulis buku atau cerpen, ada yang menjadi penulis bayangan (ghostwriter) sesuai permintaan klien, ada pula yang berkarier sebagai content writer atau copywriter untuk kebutuhan bisnis.
Sementara itu, sebagian lainnya memilih menjadi personal blogger, menulis di blog pribadi untuk berbagi cerita, gagasan, sekaligus membangun personal branding.
Ada sedikit cerita yang ingin aku bagikan terkait beberapa alasanku mengapa akhirnya aku berkeinginan untuk menulis di blog.
Sebenarnya keinginanku untuk menulis di blog sudah ada sejak lama, tetapi kapan tepatnya aku juga sudah agak lupa. Yang jelas pada waktu itu aku sedang senang-senangnya menekuni hobi baru ku, yaitu hobi memasak dan mencoba aneka resep kue atau resep menu masakan sederhana untuk bekal sekolah anak-anak atau suami saat bekerja.
Aku yang aslinya tomboy, dan sebelumnya sama sekali tidak akrab dengan dunia centong dan kuali, justru mulai penasaran. Setelah menikah dan menjadi seorang ibu, rasa ingin tahuku mulai tumbuh, tentang resep, tentang cerita, tentang dunia baru yang sebelumnya tak pernah kupikirkan.
Pengalaman itulah yang kemudian kuceritakan lebih utuh dalam tulisan lain, tentang bagaimana keinginan sederhana untuk ngeblog perlahan menjelma menjadi kenyataan, dalam artikel Manifestasi yang Tak Kusadari: Dari Update Status Ingin Ngeblog Hingga Beneran Punya Blog.
Sejak saat itu, aku semakin sering mengunjungi blog-blog kuliner. Dari situlah aku mengenal para perempuan yang tak hanya berbagi resep, tetapi juga tips dan trik memasak, kisah keseharian sebagai ibu rumah tangga, bahkan menjadikan blog sebagai etalase untuk berjualan kue, buku resep, alat masak, hingga bahan-bahan kue.
Semuanya dikemas dengan gaya tulisan khas dan tampilan blog yang kalau dilihat sekarang, terasa jadul, namun isinya justru penuh kehangatan.
Aku masih ingat betul bagaimana rasanya nge blog walking dari satu blog ke blog lain, sampai lupa waktu, bahkan kadang sampai lupa diri xixiixii...
Dan jujur saja, itu adalah mula pertama aku mengenal dunia maya, jadi wajar kalau semuanya terasa begitu seru dan menyenangkan.
Dari pengalaman itulah akhirnya muncul keinginan untuk mengikuti jejak mereka. Aku ingin memiliki blog sendiri, lalu menuliskan berbagai pengalaman keseharianku sebagai seorang istri sekaligus ibu.
Singkatnya, aku ingin menjadi seorang blogger perempuan seperti mereka yang sudah begitu banyak menginspirasiku.
Selain dari sekelumit kisah di atas, tentu ada alasan dan tujuan lain mengapa aku memilih menulis di blog. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Membangun Personal Branding
Menulis di blog memberiku ruang untuk memperkenalkan diriku apa adanya, melalui tulisan-tulisan yang relevan dan bermanfaat.
Kita bisa melihat contoh nyata dari para blogger besar seperti Neil Patel atau Raditya Dika, dan tentu saja juga emak-emak foodie blogger yang kuceritakan tadi, yang berhasil membangun persona dan kredibilitas mereka melalui sebuah blog.
Begitu pula dengan aku. Selain sebagai sarana menyalurkan hobi menulis, blog juga menjadi tempatku memperkenalkan diri sebagai:
Ibu biasa yang suka ngopi sambil nulis, jarang tidur tapi punya banyak mimpi, yang ingin berbagi informasi, pengetahuan, dan pengalaman, sambil pelan-pelan mencari cuan lewat tulisan.
Aku ingin membagikan kisah-kisah hidupku yang, menurutku unik dan layak diceritakan. Saat itu aku berpikir, betapa membanggakannya para perempuan blogger sekaligus bakul kue ini.
Mereka jago masak, jago menulis, sukses menjadi ibu rumah tangga, berjualan kue, dan tetap berkarya lewat blog. Rasanya pantas sekali untuk berkata: salut.
Aku pun membayangkan, betapa bahagia jika suatu hari nanti aku bisa seperti mereka, berbagi pengalaman dan informasi melalui tulisan, lalu memberi manfaat bagi orang lain.
Jika kalian memiliki hobi menulis, segudang pengalaman, atau keahlian di bidang tertentu, tidak ada salahnya membuat sebuah blog dan menuliskan kisah perjalanan hidup kalian di sana.
Siapa tahu, dari tulisan-tulisan sederhana itu, ada banyak orang yang memperoleh manfaat, ilmu, inspirasi, bahkan keberanian untuk memulai langkahnya sendiri.
2. Meningkatkan Keahlian Menulis dan Komunikasi
Blogging adalah latihan menulis yang sangat baik. Ketika kamu menulis secara teratur, kamu akan belajar bagaimana menyampaikan ide-ide dengan lebih jelas dan efektif.
Ini tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis kalian, tetapi juga meningkatkan kemampuan komunikasi secara keseluruhan, yang merupakan keterampilan yang sangat berharga di dunia kerja.
Bahkan ini juga berlaku bagi diriku yang hanya seorang ibu rumah tangga biasa, yang tidak tamat pendidikan SMA, tetapi memiliki peluang dan kesempatan untuk menulis dengan baik lewat aktivitas menulis di blog.
Contohnya begini:
- Latihan Menulis Secara Konsisten:
Sebagai ibu biasa yang sibuk dengan berbagai aktivitas di rumah maupun di luar rumah, terkadang aku hanya menulis di sela-sela waktu senggang saja. Tetapi karena aku ngeblog bukan sekedar iseng, aku jadi merasa punya tanggung jawab untuk mulai belajar menulis secara teratur dan konsisten untuk mencapai tujuan yang aku maksudkan. - Mengasah Kemampuan Menulis untuk Audiens yang Lebih Luas: Konsisten menulis di blog juga melatih diriku bagaimana membuat artikel yang bisa menjangkau masyarakat luas. Bukan hanya untuk diri sendiri atau orang-orang terdekatku. Artinya, aku harus berusaha bagaimana cara terbaik menyampaikan pesan pada tulisanku agar mudah dipahami oleh semua orang.
- Memperluas Kosakata dan Gaya Bahasa: Ketika akan membuat sebuah artikel di blog, biasanya aku melakukan melakukan riset atau observasi terlebih dahulu. Terutama untuk artikel dengan topik yang belum banyak aku kuasai, biasanya ini aku lakukan dengan cara membaca beberapa buku dengan topik yang relevan, atau melakukan aktifitas blog walking. Dari situlah aku menemukan berbagai jenis artikel dengan topik yang sama dari blog atau situs lain, namun dengan penyampaian dan gaya bahasa yang berbeda. Dan ini juga memungkinkan aku memperoleh kosakata dan gaya bahasa penulisan yang baru yang mampu menginspirasiku untuk menggunakan kosakata dan gaya bahasa yang lebih bervariasi dalam artikel-artikelku.
- Membangun Kepercayaan Diri dalam Berkomunikasi: Menulis di blog juga mampu membangun kepercayaan diriku dalam hal menulis dan tentu saja juga meningkatkan kemampuanku berkomunikasi. Aku juga merasa lebih percaya diri ketika mengekspresikan pendapat dan ide-ideku, baik melalui tulisan maupun ketika berkomunikasi secara langsung. Dan sebagai seorang ibu rumah tangga biasa, hal ini secara tidak langsung menjadi salah satu cara untuk mengembangkan diri dan potensiku.
Dengan begitu, menulis di blog tidak hanya sekadar menjadi sarana untuk mengekspresikan diri, tetapi juga menjadi platform untuk diriku terus belajar dan berkembang, baik dalam keahlianku menulis maupun dalam berkomunikasi secara keseluruhan.
Dari sini jelas bahwa menulis di blog memberi kesempatan bagi kalian dan juga diriku yang tadinya bukan siapa-siapa dan tidak tahu apa-apa menjadi seseorang yang memiliki value atau nilai.
3. Meningkatkan Visibilitas Online dan SEO
Menulis di blog adalah cara yang fantastis untuk meningkatkan visibilitas atau kehadiran online kalian, terutama bagi kalian yang memiliki bisnis online.
Blog yang dioptimalkan dengan baik dapat membantu meningkatkan peringkat bisnis kalian di mesin pencari seperti Google. Dengan menggunakan kata kunci yang tepat, membangun backlink, dan membuat konten yang berkualitas, blog Anda dapat lebih mudah ditemukan oleh audiens yang relevan.
Contohnya begini, jika kalian memiliki bisnis kuliner, entah itu warung makan, restoran, cafe, toko buku dan sebagainya, membuat sebuah blog dengan niche dan kata kunci yang relevan dengan bisnis kalian tersebut ditambah lagi dengan menerapkan tehnik optimalisasi SEO (Search Engine Optimization) yang tepat, akan sangat membantu bisnis tersebut semakin dikenal dan memiliki jangkauan yang luas.
Jika bisnis nya adalah restoran, tentu saja niche yang relevan adalah tentang resep masakan dan tips seputar dunia masak memasak atau kuliner. Tulislah berbagai macam artikel dengan menggunakan kata kunci dan tag yang sesuai. Dengan begitu akan membantu bisnis kalian mudah ditemukan dan memiliki jangkauan yang luas serta mampu bersaing di Mesin Pencari (Search Engine) manapun.
Jadi selain mempromosikan bisnis tersebut di berbagai sosial media, tidak ada salahnya jika kalian membangun sebuah situs web atau blog dengan niche yang sesuai dengan bisnis kalian tadi.
4. Mendapatkan Penghasilan Tambahan
Banyak orang yang tidak menyadari bahwa blogging bisa menjadi sumber penghasilan yang signifikan.
Ya, ternyata sebuah blog memiliki peluang yang cukup besar bagi siapa pun yang ingin menghasilkan uang, bahkan passive income, dari rumah, tentu saja dengan catatan kita mau belajar, mau sabar, dan mau memahami prosesnya.
Melalui blog yang dikelola dengan konsisten, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan penghasilan, di antaranya:
- Affiliate marketing, yaitu merekomendasikan produk atau layanan yang relevan dengan isi blog, seperti buku, e-book, tools digital, atau produk pengembangan diri, lalu mendapatkan komisi dari setiap pembelian yang dilakukan pembaca melalui tautan kita.
- Menawarkan jasa berbasis keahlian dan pengalaman pribadi, misalnya jasa menulis artikel, pembuatan konten blog, copywriting sederhana, atau jasa lain yang tumbuh dari proses belajar dan pengalaman hidup. Blog berperan sebagai portofolio yang bekerja 24 jam tanpa lelah.
- Menjadi penayang iklan (publisher) melalui program seperti Google AdSense atau jaringan iklan lainnya, yang memungkinkan blog menghasilkan pendapatan dari trafik pembaca secara bertahap
- Menerima kerja sama endorsement atau content placement, dengan menulis ulasan produk, buku, atau layanan yang selaras dengan nilai dan niche blog, berdasarkan kesepakatan profesional antara pemilik brand dan pemilik blog.
- Menjual produk digital buatan sendiri, seperti e-book, jurnal refleksi, worksheet, template blog, atau karya digital lain yang lahir dari pengalaman, keresahan, dan proses bertumbuh sebagai penulis dan ibu.
- Mengikuti lomba menulis atau lomba blog, yang selain berpotensi memberikan hadiah uang, juga membuka peluang jejaring, kolaborasi, dan pengakuan terhadap karya tulis kita.
Melihat peluang-peluang tersebut, aku pun mulai belajar dan mencoba satu per satu, meski dengan keterbatasan dan langkah yang sering kali tertatih.
Tidak semuanya langsung berhasil, dan itu wajar. Namun aku percaya, kesempatan sering kali tidak datang dua kali. Maka, tidak ada salahnya jika aku, atau kalian yang membaca tulisan ini, berani mencoba membangun passive income dari rumah melalui blog, dengan langkah kecil, konsisten, dan penuh kesadaran.
Oleh sebab itu, membangun sebuah blog dan konsisten menulis di blog tersebut bisa dikatakan seperti membangun aset digital yang bisa mengasilkan cuan yang menjanjikan. Tentu saja jika dikelola dan di optimalkan dengan benar.
5. Ngeblog sebagai media untuk membuat portofolio keahlian kita di bidang tertentu
Portofolio itu semacam etalase yang fungsinya untuk memajang semua hasil karya dan keahlian seseorang di bidang tertentu untuk menarik perhatian calon pelanggan atau klien yang akan memakai jasa mereka nanti.
Nah...disinilah pentingnya mengapa seorang penulis harus membuat sebuah blog atau situs web yang bisa di gunakan sebagai portofolio.
Bahkan tidak hanya penulis saja, beberapa profesi seperti photografer, desainer, digital marketing dan beberapa profesi freelancer lainnya pun membutuhkan blog sebagai wadah untuk menunjukkan kompetensinya di bidang pekerjaan atau profesi yang mereka geluti.
Inilah salah satu alasan mengapa aku, atau mungkin juga kalian harus membuat blog dan menulis di sana. Karena selain ke empat alasan di atas, sebuah blog juga bisa dimanfaatkan sebagai portofolio untuk menunjukkan keahlian atau kompetensi kita pada suatu bidang pekerjaan atau profesi tertentu.
Hal ini bisa membuka banyak peluang baru, mulai dari kolaborasi hingga penawaran pekerjaan.
Kesimpulan
Sebenarnya, masih ada begitu banyak alasan mengapa menulis di blog layak diperjuangkan, dan inilah alasanku.
Aku memilih fokus menulis di blog bukan hanya untuk menghasilkan uang dari rumah, tetapi karena aku percaya blog yang kubangun dengan susah payah ini kelak akan menjadi aset dan investasi digital yang bernilai sepanjang hidupku_ruang belajar, ruang tumbuh, dan ruang bertahan.
Menulis di blog tidak selalu soal uang. Lebih dari itu, ada proses, pelajaran, dan makna yang perlahan terbentuk di sepanjang perjalanan.
Meski demikian, tidak ada yang salah dengan berharap. Siapa tahu, suatu hari nanti aku_dan mungkin juga kalian yang membaca tulisan ini_bisa mengikuti jejak para blogger sukses yang hidup layak dan mandiri dari blog yang mereka kelola.
Tentu saja, jalan ini tidak selalu mudah.
Tantangan, keraguan, dan komentar skeptis sering datang, terutama bagi blogger pemula sepertiku. Namun, semua itu kupilih sebagai bagian dari proses, bukan alasan untuk berhenti.
Tentang bagaimana menghadapi sikap skeptis dan pandangan sinis tersebut, aku menuliskannya sesuai pengalaman pribadiku dalam artikel Melawan Sikap Skeptis dan Pandangan Sinis: Catatan Optimisme dari Perempuan Biasa, sebuah catatan personal tentang memilih tetap optimis meski sering diremehkan.
Aku percaya, tidak ada yang benar-benar mustahil. Selama kita berani memulai, mau konsisten melangkah, dan setia berproses dengan doa serta keyakinan, hasil akan menemukan jalannya sendiri—entah kapan.
Seperti kata R.A. Kartini:
“Barang siapa tidak berani, dia tidak bakal menang.”
Terima kasih telah membaca. Semoga tulisan ini memberi manfaat dan keberanian, sekecil apa pun.
Happy Blogging, dan tetap waras di tengah dunia yang sering tak masuk akal. ☕✍️
FAQ
Apa saja manfaat utama menulis di blog?
Blogging membantu membangun personal branding, meningkatkan visibilitas online, mengasah keterampilan menulis, dan memberikan peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
Bagaimana cara memilih topik yang tepat untuk blog?
Pilih topik yang Anda kuasai atau minati, dan pastikan ada audiens yang tertarik dengan topik tersebut.
Apakah saya perlu memiliki keterampilan teknis untuk memulai blog?
Tidak, banyak platform blogging yang user-friendly dan tidak memerlukan keterampilan teknis yang tinggi.
Bagaimana cara mendapatkan uang dari blog?
Anda bisa menghasilkan uang melalui iklan, pemasaran afiliasi, atau menjual produk dan layanan sendiri.
Apakah blogging masih relevan di tahun ini?
Ya, blogging masih sangat relevan sebagai alat pemasaran konten, membangun brand, dan membangun jaringan.

.png)

Posting Komentar